Latest Post

2. Sejak Kapan Ruqyah itu Ada?

Written By Rumah Ruqyah on 2014-04-17 | 2:26 AM

2.Sejak Kapan Ruqyah itu Ada?

  
    Ruqyah dalam pengertian bahasa sudah ada sejak diutusnya Muhammad sebagai Nabi dan Rasul. Bahkan ada yang mengatakan keberadaan ruqyah seiring dengan keberadaan manusia itu sendiri. Maka dari itulah dalam sebuah riwayat disebutkan, Rasulullah menyeleksi ruqyah-ruqyah yang dimiliki para sahabat, barangkali ada kalimat-kalimat ruqyah mereka yang tidak sesuai dengan Aqidah Islamiyah. 

   Auf bin Malik al-Asyja'iy berkata: "Kami pada zaman jahiliyah pernah melakukan ruqyah, apa pendapat Anda wahai Rasulullah?" Beliau bersabda; "Perdengarkanlah ruqyah kalian kepadaku, ruqyah itu tidak apa-apa selama tidak bermuatan syirik." (HR. Muslim, no. 2200).

Akhir Dari Sebuah Namimah

Written By Rumah Ruqyah on 2014-04-16 | 8:26 PM

Akhir Dari Sebuah Namimah 

  
  Syaikhuna 'Abdul Kariim Asy-Syawway, bercerita, Di antara kisah yang masyhur yang menunjukkan betapa bahayanya perbuatan namimah adalah kisah seorang laki-laki yang menawarkan barang dagangannya di sebuah pasar bangsa Arab.

   "Dijual...dijual...." Tahukah Anda barang apa yang akan dijualnya itu? Ya...Seorang budak laki-laki. Setiap kali ada yang berminat untuk membelinya, tuannya ini selalu mengatakan bahwa budaknya bagus dalam bekerja, namun ia memiliki satu 'aib. Budaknya ini seorang "nammaam" (suka namiimah=alias suka mengadu domba). 

   Hampir semua orang yang berminat mengurungkan niat untuk membelinya karena hobinya yang suka namiimah itu. Setelah beberapa lama menunggu di pasar, akhirnya datang juga rejeki yang diharap-harapkan. Seorang saudagar tertarik untuk membeli budak itu. 

   Walaupun telah diberitahukan kepadanya tentang 'aib si budak tersebut, dia tetap pada keinginannya untuk membeli sambil menyepelekan atau menganggap 'aib yang dimaksud tidak berpengaruh pada pekerjaannya. Singkat cerita, si budak itu akhirnya berpindah tuan. 

   Selama bekerja di tempat tuannya yang baru, si budak sama sekali tidak menunjukkan hal-hal yang negatif. Pekerjaannya bagus, orangnya rajin, tidak bermalas-malasan. Pokoknya tuannya semakin senang dengannya.

    Demikianlah tahun demi tahun dilalui. Hingga pada suatu hari....... Si budak tukang namiimah ini berkata kepada istri tuannya, "Ya Sayyidatii... Wahai Nyonya... Maukah Anda kuberitahukan agar Tuan -suami Anda- lebih mencintai Anda sedalam-dalamnya dan tidak akan pernah berpaling dari Anda?" 

   Sang Nyonya pun kepincut. Siapa pula orangnya tak mau disayang suami dengan sangat? "Ah, bagaimana caranya wahai budakku agar suamiku lebih mencintai diriku?", tanyanya penuh penasaran. 

   Si budak berkata, "Anda cukup mengambil 3 helai jenggotnya. Setelah itu berikan kepada saya. Selanjutnya urusan saya, Anda tinggal terima beres." Sang Nyonya akhirnya menuruti apa yang diminta oleh si budak. 

   Pada sore harinya, si budak berkata kepada tuannya, "Ya Sayyidii... Wahai Tuanku... Tahukah Anda kalau selama ini istri Anda telah berkhianat kepada Anda?" 

   Spontan sang Tuan terperanjat, "Bagaimana mungkin? Kamu tahu darimana?", tanyanya dengan keheranan. Si budak berkata, "Hmm... Biar Anda tahu saja, malam ini istri Anda berencana akan membunuh Anda agar kasus "selingkuh"nya aman." "Waspadalah Tuan... Ini semua karena saya sayang sama Tuan...", begitu si budak mengingatkan. 

   Pada malam harinya, sang istri ketika menuju ke kamar suaminya yang sedang tidur, ia membawa pisau cukur guna mengambil 3 helai jenggot suaminya. Suaminya yang melihat hal itu semakin yakin dengan perkataan budaknya. 

   Akhirnya sebelum sang istri mendekat, sang suami terlebih dahulu merebut pisau cukur tersebut dan langsung menikamkan ke dada istrinya. Terbunuhlah sang istri. Si budak memberitahukan peristiwa ini kepada saudara-saudara sang istri. 

   Mengetahui hal itu, mereka segera memburu sang suami. Mereka berhasil membunuh sang suami. Wal hasil, berita terbunuhnya sang suami tersebar dan diketahui oleh kabilahnya. Fil akhiir, terjadilah perang antar dua kabilah: kabilah sang suami dan kabilah sang istri. 

   Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji'uun. Saudaraku fillaah, demikian lah akhir dari sebuah namiimah. Inilah mengapa namiimah termasuk dosa besar (kabaa'ir). 

   Allah Subhaanahuu wa Ta'aalaa telah mengingatkan kita dengan firman-Nya,

 يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ جَاءَكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوا أَنْ تُصِيبُوا قَوْمًا بِجَهَالَةٍ فَتُصْبِحُوا عَلَى مَا فَعَلْتُمْ نَادِمِينَ 

"Wahai orang-orang yang beriman, jika datang kepada kalian seorang fasik membawa suatu berita, maka telitilah berita tersebut, agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada sebuah kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kalian menyesal atas perbuatan kalian itu." (Qs. Al-Hujuraat: 6) 

Ustadz Abu Yazid Nurdin (UstadzAris.com)

Ruqyah Online ~ Ustadz Aris Fathoni dengan Pasien dari Lampung



Bagaimana teknis pelaksanaan Ruqyah Online yang dilakukan Tim Ruqyah Rumah Ruqyah Indonesia?

Bagaimana jika terjadi reaksi dikala pembacaan ruqyah?

 Inilah rekaman Ruqyah Online yang ditangani langsung oleh Ustadz Aris Fathoni.

[Warning]: Jangan dicoba sendiri jika tidak dilakukan oleh orang-orang Profesional!.

*****

Contact Us:

- Ruqyah Online: 082310823344, pin: 2950FE59
- Ruqyah 5 in 1: 085881306984, pin: 2901EE02
- Grup WA: 081282171204
- Office: 021 - 8092329, 021 - 70035459

RRI Call ~ Family

Written By Rumah Ruqyah on 2014-04-15 | 2:04 AM

 RRI Call ~ Family

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Ikhwah Fillah, banyaknya permintaan akan panggilan ruqyah, terutama ke rumah atau keluarga kepada kami melahirkan sebuah program baru.

Program baru Panggilan Ruqyah itu (bisa termasuk Ruqyah gedung, gudang, lapangan, pelatihan, ruqyah massal dsb). Untuk saat ini (Insya Allah akan menyusul dengan lainnya, kami beri nama 'RRI Call'.

Sebuah permintaan khusus demi memenuhi banyaknya permintaan yang ada, dan RRI Call Perdana ini khusus keluarga, atau 'RRI Call ~ Family'

Apa saja pelayanan yang kami berikan?

- Ruqyah dan Konsultasi langsung oleh Asatidz Rumah Ruqyah Indonesia ke rumah anda.

- Pelatihan dasar Ruqyah (yang Insya Allah nanti akan berkembangan Pelatihan Ruqyah secara kompherensif dengan tutor asatidz Rumah Ruqyah Indonesia)

- Private (hanya untuk anda)

- Dan masih banyak lagi.

Tersedia baik dalam dan luar kota.

Apa syaratnya?

1. Booking waktu (Sepekan sebelum waktu yang ditentukan untuk area Jadebotabek) dan sebulan / 2 pekan sebelumnya untuk diluar jadebotabek.

2. Berapa anggota keluarga yang sepakat akan mengikuti program ini (Penting, agar proses ruqyah berjalan maksimal)

3. Booking time ke WA (081282171204) pin BB 2901EE02

Mereka bukan Lelucon!

Mereka bukan Lelucon!


"Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka. Dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya, boleh jadi yang direndahkan itu lebih baik. Dan janganlah suka mencela dirimu sendiri dan jangan memanggil dengan gelaran yang mengandung ejekan. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barangsiapa yang tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim." (QS. Al Hujurat [49]: 11)

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Pasca Pemilu kali ini ada fenomena lain selain fenomena munculnya Caleg Stress. Sebuah istilah dari para calon legislatif yang gagal hingga menjadi stress karena hasil yang diharapkan tidak sebanding dengan yang dikeluarkan.

Fenomena apa itu? Fenomena penanganan Caleg stress. Yah, hukum ekonomi terjadi disini, dimana jika ada permintaan pasti akan muncul penawaran.

Yang menyambut gembira adanya fenomena caleg stress disini Rumah sakit Jiwa, psikologi, psikiater dsb. Ada satu yang menarik disini; adanya sebagian peruqyah menyambut hangat akan hal ini.

Dibenarkah hal itu?

Ikhwah Fillah, sebagai dai' (penyeru kebaikan Islam) tentu kita harus menyebarkan kebaikan dengan hanif (baik) caranya. Diterimanya suatu amalan itu ada 2 sebab; niat karena Allah dan baik caranya (sesuai yang diajarkan Rasulullah).

Apakah Rasulullah pernah berperilaku seperti itu? Menjadikan guyonan disaat orang lain kesusahan, seperti; "Klinik kami menerima caleg stress' dan yang sejenisnya?

Tentu tidak, banyaknya kemungkinan caleg yang stress seharusnya menjadikan prihatin, betapa banyak orang yang tidak siap menerima kegagalan, menempuh segala cara demi meraih keuntungan besar.

Inilah lahan dakwah kita, dan tidak perlu diproklamirkan hingga membentuk guyonan. Apakah kita sudah merasa lebih baik dari caleg stress itu?

Jangan sampai, Allah mengampuni kesalahan para caleg stress dan justru menghinakan kita dengan membuat kita sombong seolah bisa menyembuhkan mereka?

Mari kita sudahi guyonan itu, mari kita tunjukkan akhlak Mukmin yang sebenarnya seperti yang Rasulullah contohkan. Semoga Allah meridhoi setiap langkah kita.

Biodata Iblis ke 4; Sarang Iblis

Written By Rumah Ruqyah on 2014-04-14 | 2:27 AM

Sarang Iblis

    Toilet telah menjadi tempat favorit Iblis dan setan di bumi. Tapi untuk melancarkan misinya dan menancapkan cengkramannya pada diri anak manusia, Iblis atau syetan mempunyai sarang khusus dalam diri manusia. Tempat yang ia jadikan sarang khusus dalam diri manusia adalah hati. 

  Ya, hati manusia. Karena hati merupakan organ tubuh yang paling strategis dan vital. Ia adalah pusat kendali organ-organ tubuh manusia lainnya.

   "Ketahuilah bahwa dalam tubuh ini ada segumpal daging. Apabila segumpal daging itu baik, maka baiklah seluruh jasad.  Tapi bila segumpal daging itu buruk, maka buruklah seluruh jasad. Ketahuilah segumpal daging itu adalah hati." (HR. Bukhari, no 50 dan Muslim, no. 2996). 

    Begitulah Rasulullah memberitahukan urgensi hati pada diri manusia, keberadaannya sangat berpengaruh pada organ-organ tubuh lainnya. Saat memberikan tafsir surat an-Nas, Imam Ibnu Katsir menukil perkataan Ibnu Abbas, "Syetan itu mendekam dalam hati manusia, apabila ia lalai maka ia akan melakukan gangguan (was-was), tapi bila ia berdzikir maka syetan itu akan hengkang." (Kitab Tafsir Ibnu Katsir: 4/576). 

    Orang yang hatinya telah dikuasai Iblis, maka ucapan dan tingkah akunya mencerminkan watak dan sifat Iblis. Suka menentang perintah Allah SWT dan mengingkari kebenaran yang datang dari Allah SWT. Saat ia melakukan suatu dosa, ia tidak merasa bahwa itu suatu dosa, bahkan ia malah menyangka  bahwa itu adalah suatu ibadah yang mengandung pahala. 

   Akal yang diberikan Allah SWT kepadanya dijadikan sebagai alat untuk berkelit dan mengotak-atik kebenaran yang ada, lalu mengkaburkannya dan mengajak orang lain mengingkarinya. Ia tidak takut untuk berbuat dosa besar, apalagi dosa kecil 

   "Dan apabila mereka melakukan perbuatan keji, mereka berkata, 'Kami mendapatkan nenek moyang kami mengerjakan yang demikian itu, dan Allah menyuruh kami mengerjakannya'. Katakanlah, 'Sesungguhnya Allah tidak menyuruh (mengerjakan) perbuatan yang keji. Mengapa kamu mengada-adakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui?' "Katakanlah, 'Tuhanku menyuruh menjalankan keadilan'.Dan (katakanlah): 'Luruskanlah muka (diri) mu di setiap shalat dan sembahlah Allah dengan mengikhlaskan  ketaatanmu kepada-Nya. Sebagaimana Dia telah menciptakan kamu pada permulaan (demikian pulalah) kamu akan kembali kepadaNya)'. Sebahagian diberi-Nya petunjuk dan sebahagian lagi telah pasti kesesatan bagi mereka. Sesungguhnya mereka menjadikan syetan-syetan pelindung (mereka) selain Allah, dan mereka mengira bahwa mereka mendapat petunjuk." (QS. Al-A'raf: 28-30). 

   Bagaimana kronologi Iblis dan syetan bisa bersarang di hati manusia? Jawabannya adalah melalui peredaran darah, begitulah Rasulullah menjelaskan. "Sesungguhnya syetan masuk dalam diri manusia melalui peredaran darah." (HR. Bukhari dan Muslim). 

    Dalam kitabnya, Imam Abdurrauf al Manawi berkata; "Hadits di atas bisa mengandung arti kiasan atau beneran. Arti kiasannya, bahwa syetan itu mampu menguasai manusia dan menyesatkannya dengan sempurna seperti sempurnanya aliran darah dalam diri manusia. 

    Arti benerannya, jin itu makhluk halus yang bisa mengalir dalam diri manusia mengikuti aliran darahnya.  Jin tercipta dari api yang sangat panas dan manusia tercipta dari tanah kering yang berasal dari lumpur hitam yang diberi bentuk (QS. Al-Hijr: 26). 

    Dalam tanah kering (shalshal) terkandung unsur api, dalam unsur syetan bisa mengalir ke tubuh manusia melalui peredaran darahnya." (Kitab Faidhul Qadir: 2/358). 

Dikutip ulang dari akun Twitter Rumah Ruqyah Indonesia (@RumahRuqyahID)

Majalah Al-Iman bil Ghoib Edisi 94 Th 4 | 20 Dzuqa'dah 1428 H | 30 November 2007 M

Announcements (Pengumuman)

Written By Rumah Ruqyah on 2014-04-13 | 11:15 PM

Announcements (Pengumuman)


Bismillahirrahmanirrahim

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Dengan mempertimbangkan adanya masukan kepada kami dengan ini kami umumkan mulai April 2014 ada penyesuaian harga.

1. Paket 3 in 1; Dengan Infaq 100 ribu bisa untuk 3 atau bisa juga sendiri.

2. Paket Ruqyah VIP: Ruqyah + Konsultasi executive plus Air Ruqyah.

3. Paket Ruqyah VVIP (Only Rabu dan Jum'at)

Ruqyah + Konsultasi Exceutive dengan Ustadz Achmad Junaedi Lc (Direktur RRI) plus air Ruqyah, Herbal Bidara.

Semoga bermanfaat

Rumah Ruqyah Indonesia

Info lebih lengkap: (WA: 081282171204 pin BB: 2901EE02)

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Rumah Ruqyah Indonesia - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger